oleh

AMIN TRAS KEMBALI PIMPIN ADVOKAI SUMSEL

PALEMBANG – Bertempat di Hotel Peninsula Palembang, Muhammad Aminnudin,SH.MH kembali Terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (KAI) Propinsi Sumatera Selatan masa bakti 2019-2024 melalui Konferensi Daerah Ke III KAI SUMSEL yang diselenggarakan Jumat (30/8/2019).

Acara yang dibuka Presiden KAI Tjoe Tjoe Sandjaya,dalam acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Kepala PTUN, Perwakilan dari Polda, Kajati, Kodam Sumsel, staf ahli Gubernur bidang Hukum, Kepala Biro Hukum Setda Pemprop Sumsel H.Arsani,SH.MH, Danramil Lemabang Kapten Winarto serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyatakan penting nya peran Advokat dan siap besinergi dengan KAI untuk pendidikan hukum bagi warga Sumsel.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru,SH saat menyampaikan sambutannya pada KONFERDA KAI SUMSEL KE-III di hotel Peninsula Palembang Jumat(30/9/2019)

” Profesi Advokat sebagai salah satu penegak hukum adalah merupakan profesi terhormat (officium inoble), dan masih banyak masyarakat yang belum faham hak dan kewajiban hukumnya. Banyak hak-hak mereka yang dirampas tanpa mereka sadari, maka peran advokat penting untuk membantu, mendampingi dan mengayomi mereka” Tegas HD.

Lebih jauh HD juga memberikan eksperimen sistem kerjasama KAI dengan Pemerintah Sumsel.

” Bisa saja KAI bekerja sama dengan Pemprop untuk melakukan pembinaan hukum terhadap Pengurus dan anggota Karang Taruna yang tersebar di 3500 Desa dan Kelurahan Se-Sumatera Selatan. Karena telah disiapkan dana 17 Miliar bagi Karang Taruna di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel.” Papar Mantan Bupati OKU Timur ini dihadapan para peserta Konferda yang terdiri atas Pengurus DPD dan DPC KAI SE-SUMSEL.

Sedangkan Ketua Umum KAI Tjoe Tjoe Sandjaya menekankan agar para Advokat faham dan menguasai Teknologi digital.

Ketua Umum KAI Tjoe Tjoe Sandjaya,SH.MH

‘ di era 4.0 ini seorang Advokat harus faham dan mampu menggunakan ET, sebab ada 3 Kelemahan yang mereka miliki yakni Manajemen,Marketing dan ET” kata,Tjoe Tjoe.

Selain itu Tjoe Tjoe menilai bahwa penegakan hukum di Indonesia masih lambat, dan semua penegak hukum dibiayai negara kecuali Advokat.

“Kedepan KAI hanya minta pemerintah dapat memberikan biaya pendidikan atau diklat. Dan dapat merealisasikan program 1 DESA 1 ADVOKAT, serta merekomendasikan ke Perusahaan untuk layanan konsultasi dan pendampingan hukum kepada masyarakat melalui dana CSR” sambung Tjoe Tjoe.

Sementara itu M.Aminuddin yang biasa dipanggil AMIN TRAS dalam pidato usai terpilih secara Aklamasi berjanji akan meningkatkan kembali peran dan Kiprah KAI kedepan.

M. AMINUDDIN,SH.MH Ketua DPD KAI SUMSEL 2019-2024

” Terima Kasih kepada rekan-rekan yang telah mempercayai kami untuk kedua kalinya memimpin KAI SUMSEL.Saya akan berusaha mewujudkan program yang telah ditetapkan pada Konferda Ke III ini. tentu saja dengan dukungan serta peran aktif Pengurus dan Anggota DPD maupun DPC KAI Se-Sumsel” ujar Amin.

Para Pengurus dan Anggota,DPD dan DPC KAI se SUMSEL peserta KONFERDA III

Konferda III KAI SUMSEL berlangsung aman, lancar dan.kondusif bahkan dilingkupi suasana kekeluargaan yang kental. Dan meski serius acapkali diselingi humor dan candaria …. Bravo KAI … (Team Jarwo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed