oleh

Lebih Dekat Mengenal ADC Presiden RI Ir.Jokowidodo

JAKARTA, Kolonel Inf Rudy Saladin mendapat kehormatan untuk mengawali rangkaian upacara peringatan HUT ke-74 RI, yaitu memimpin prosesi pengambilan Bendera Duplikat Sang Merah Putih dan Naskah Teks Proklamasi di Monas.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam rilis tertulisnya di Mabesad Jakarta Sabtu (17/8/2019) lalu.

Dikatakan Kadispenad,Kolonel Inf Rudy Saladin merupakan mantan Asops Kasdam VI/Mulawarman yang beberapa hari lalu baru dilantik sebagai ajudan Presiden RI Joko Widodo dari Matra Darat, menggantikan Kolonel Inf Dedi Suryadi yang sedang menempuh Sesko TNI.“Rudy merupakan lulusan terbaik Akademi Militer 1997, yang mengawali masa dinasnya di satuan Kostrad, jajaran Brigif Para Raider 17, mulai Danton sampai dengan Wadanyon PR 330 Cicalengka,’’ ujarnya.
“Selain lulusan US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, di Amerika Serikat, ia juga berhasil menyelesaikan program S-2 International Relations di Webster University St. Louis, Missouri, di negara yang sama,’’ terangnya.

Rudy Saladin(Infanteri)menerima Adhi Makayasa Tri Sakti Wiratama Kolonel Inf – Asops Kasdam VI/Mulawarman

Sebagai lulusan Adimakayasa Akademi militer 1997 dimana Sekarang menjabat sebagai ADC Presiden Republik Indonesia,Rudy Saladin putra dari pasangan Almarhum Kolonel CPM Hotaman(Sekayu) dan Ibu Masdiana (Bumi Agung-Pagar Alam)Provinsi Sumatera Selatan.Sebagai lulusan terbaik SMA TARNUS Magelang,Rudy Saladin Masuk Pendidikan Akademi Militer dengan predikat lulusan terbaik pada tahun 1997 (Adimakayasa).

Tidak hanya sampai di situ pria kelahiran Makasar 17 September 1975 dalam memulai debut karirnya Putra berdarah sekayu-Pagar Alam ini langsung dinas pertama kalinya di YONIF LINUD 328 Kostrad Cilodong,Di tahun 2004 Rudy Saladin sempat menjadi Danki di YONIF LINUD 328/KOSTRAD Cilodong di bawah kepemimpinan Mayor Jendral Burhanudin Amin yang Menjabat sebagai Kasdivif 1/Kostrad di Cilodong Kemudian di tahun 2010 Dibawah kepemimpinan Burhanudin Amin sebagai Pangkostrad Rudy berpindah tugas sebagai Wadan YONIF LINUD 330/Kostrad di Cicalengka Bandung Provinsi Jawa Barat.

Sebagai Anggota yang Vital di tubuh Pangkostrad dimana saat itu terjadi insiden penembakan YONIF Kostrad di libanon oleh tentara Israel. Rudy mengawal Mayjend Burhanudin Amin sebagai Panglima Kostrad untuk meninjau Yonif Kostrad yg ditembak satuan Israel tersebut Rudy Saladin diusulkan oleh Pangkostrad ke Kepala satuan Angkatan Darat Jenderal George untuk Seskoad ke Amerika Serikat.
Setelah lulus dalam pendidikan nya ke Amerika Serikat.Ditahun 2013 Rudy Saladin kembali ikut dalam seleksi Susdanyon.

Setelah banyak mengenyam pendidikan maka di tahun 2017 Rudy menjabat DANBRIGIF 6/Mekanis/Kostrad di Solo Setelah itu di tahun 2018 Rudy saladin di calonkan ADC Pengawal Presiden pada Akhir nya kini pria berdarah Sekayu-Pagar Alam ini menjadi ADC Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo.

Sementara sebagai Sosok yang membanggakan, keturunan dari Marga Dusun Bumi Agung Jambat Akar Kota Pagar Alam Kolonel Infantri Rudy Saladin merupakan keturunan dari Masdiana Binti Letkol Purnawirawan Syamsu Bahrun Bin Pesirah H.Leman Seniun.

Namun dari pihak keluarga Ir.Jonli Darto,lulusan sarjana Perminyakan Panas Bumi Jakarta ini merasa senang dan bangga terhadap Kinerja Kolonel Infantri Rudy Saladin pada saat memberikan keterangan kepada tim pewarta Jonli menjelaskan”kami Cuma bisa berdoa saja,semoga Rudy bisa menjalankan tugas degan baik,sukses sebagai Perwira TNI dan Membanggakan keluarga dan keturunan Pesirah H.Leman Seniun Bumi Agung – Jambat Akar Pagar Alam” tutup Pamanya Dari Kolonel Rudy Saladin ini.(A86)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed