oleh

PENYULUHAN BAHASA INDONESIA MEMASUKI HARI KE DUA

PRABUMULIH – Penyuluhan Bahasa Indonesia di media massa se-Kota Prabumulih dihari pertama resmi dibuka Walikota Ir H Ridho Yahya MM di Gedung Kesenian Rumdin Walikota.

Kegiatan itu diadakan oleh Balai Bahasa Sumatera Selatan kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih dimulai 11-14 September 2019 yang diikuti lebih kurang 40 peserta dari berbagai media di Kota Prabumulih.

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Balai Bahasa Sumatera Selatan, terpenting harus mempunyai rasa memiliki dan tumbuh rasa cinta akan Bahasa Indonesia.

“Pengunaan Bahasa Indonesia harus dimulai dari pemimpin agar dikenal dunia luar bahwa mempunyai bahasa negara, Bahasa Indonesia,” ujar Walikota Prabumulih.

Sementara Kepala Balai Bahasa Sumatera Selatan yang diwakili oleh Tenaga Teknis Fungsional Peneliti Kepakaran Bahasa Balai Bahasa Sumatera Selatan, Lini oktaviany M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pihaknya memfasilitasi para wartawan atau jurnalis untuk menerapkan kaidah bahasa Indonesia dalam rangka pengutamaan bahasa negara di media.

“Sebagai warga negara yang baik, tentu kita harus memiliki sikap positif terhadap bahasa sendiri. Dan sudah seharusnya kita mengutamakan bahasa Indonesia dalam seharian kita,” ujarnya.

Penggunaan Bahasa Indonesia itu merupakan bagian dari butir sumpah pemuda, yakni butir ketiga. Artinya kita tidak anti bahasa Asing.

“Kita juga ingin rakyat Indonesia menguasai sebanyak-banyaknya bahasa asing dalam rangka hubungan dengan pihak luar. Biar kita tidak dibodohi,” pungkasnya.(rin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed